Selasa, 13 Mei 2014

Waktu-waktu Mustajab untuk Berdo'a

WAKTU yang MUSTAJAB untuk BERDOA
Allah SWT menciptakan umatnya untuk beribadah dan berdo'a kepada-Nya. Dalam hal berdo'a, Allah memberikan tempat dan waktu yang mustajab, yang insyaAllah do'a-do'a yang kita lantunkan akan diijabah oleh Allah SWT. Berikut adalah waktu-waktu mustajab dalam berdo'a

1. Ketika Turun Hujan
“Doa tidak tertolak pada 2waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534,dishahihkan Al Albani di ShahihAl Jami’, 3078)
2. Ketika Adzan Berkumandang
Lihat no.1
3. Di Antara Adzan dan Iqamah
“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR.Tirmidzi, 212, ia berkata: “HasanShahih”)
4. Ketika Sujud
“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim, no.482)
5. Hari Jumat
“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Didalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari935, Muslim 852 dari sahabatAbu Hurairah Radhiallahu’anhu)“Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai” (HR. Muslim, 853dari sahabat Abu Musa AlAsy’ari Radhiallahu’anhu).
6. Sepertiga Malam Terakhir dan saat Sahur
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758) “Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)
7. Saat Berbuka Puasa
"Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi." (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)

0 komentar:

Posting Komentar